Pintu pertama adalah stop comparing, start flowing.


Hari sudah menjelang pagi ,walaupun langit masih gelap. Dengan penyebutan Dini Hari, akupun tetap saja tidak dapat memejamkan mataku untuk bermain dialam mimpi.
Sebuah tulisanku membuatku begitu tertarik untuk digeluti lebih dalam. Sebuah ajang kompetisi yang sepertinya Belum terlambat untuk kuikuti.
Otakku mulai kubisikkan untuk berimajinasi menampilkan untuk dapat menggugah pandangan. Tetapi tetap saja seakan tidak dapat diajak kerjasama. Benar-benar gelap sekali untuk mendapat pencerahan memulai tulisan kembali. Apakah karena memang langit masih terlihat sangat hitam? Mengapa begitu kebetulan dengan Ajang ini?
Selasa siang,aku mulai browsing diinternet,lagi-lagi untuk mencari lowongan pekerjaan. Tetapi tetap saja tak kunjung ada yang cocok. Susah memang kalo udah menyangkut status kelulusan,lagi-lagi mentok!.
Anyway akhirnya aku chatting dengan teman SMA ku yang sesama Boarding,yaitu Ratu. Lama berbincang,akhirnya kita memutuskan untuk NoBar a.k.a Nonton Bareng. Filmnya tentu saja yang cocok untuk kita.Kebetulan kita sama-sama mau nonton PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN.
Setelah browsing jadwal film dibeberapa tempat akhirnya kita memutuskan untuk nonton di Planet Hollywood yang nggak terlalu jauh dari rumahku dan kosan Ratu (Walopun nggak dekat-dekat amat juga!).Tapi sejam kemudian baru inget hari itu hari selasa,dimana mulai jam 7-10 malem ada film-film favoritku. Semoga aja ada review nya.Lagian udah terlanjur janji dan pingin nonton film itu juga.
Perkiraanku sebelumnya aku bakalan sampai jam 6 disana. Jadi akupun berangkat dari rumah pukul 5 kurang sepuluh menit. Cukuplah untuk mampir beli pulsa dulu diterminal. Tetapi ternyata sepanjang jalan Barito sampai lampu merah Blok M Plaza. macet total. "Alamak,bisa telat nyampe nih,belom beli tiket, trus kalo ntar kehabisan gimana yah?".
Akupun segera bergegas menuju counter pulsa setelah turun dari bis. Kemudian langsung naik bis selanjutnya jurusan Blok M-Manggarai.Ternyata macet pula dijalan belum ditambah rem mendadak yang bikin aku hampir terjatuh yang kebetulan duduk didepan pintu masuk bis.
Sesampainya disana ternyata pukul 6 Teng. Tidak seperti yang aku bayangkan ternyata disana sepi. Karena Ratu belum datang,jadi akhirnya aku memutuskan membelikannya dahulu tiket.Berhubung udah magrib dan temanku itu tidak kunjung mengangkat telepon,akhirnya aku memutuskan untuk menuju mushola.Karena ragu aku bertanya kepada penjaga bioskop yang berseragam hitam-hitam.
Aku :Pak kalo musholah dimana ya?"
Penajga :Oh ada di bestmant tapi lagi direnovasi,Tapi ada tempat lain dibelakang Hoka-Hoka Beneo Mba".
Aku :Ok,Makasih ya pak.
Akupun menuju tempat yang dimaksud. Ternyata datanya kurang akurat,Bukan dibelakang Hok-Ben tapi jauh didepannya,dekat pos. Ternyata tidak ada, akupun bertanya pada petugas penjaga karcis ,ternyata musholah yang dimaksud sudah ditutup. Arrghhh...
Sang satpampun memberitahukan bahwa ada Mushola lagi yang lumayan jauh jalannya. Intinya aku harus menempuh jarak kurang lebih 100m.Duh..sore-sore suruh olahraga. Sehabis sholat kaupun kembali ke bioskop untuk menemui Ratu yang sudah datang dan kamipun langsung masuk teater yang sudah dibuka.
Film tersebut bagiku cukup kontroversi namun begitu inspiratif. Banyak hal yang dapat aku ambil untuk dijadikan pembelajaran. Aku dan Ratu sama-sama menyimpulkan bahwa film Hanung Bramantyo yang ber-genre Religi ini,lebih bagus dari yang sebelumnya yaitu Ayat-Ayat Cinta.
Walaupun ada yang berpendapat bahwa dalam beberapa scene terlihat vulgar,tetapi menurutku cukup baik karena mencerminkan zaman sekarang. Yah dapet 4 stars lah buat film ini.
Ada kejadian menarik saat pulang menuju kerumah. Bis yang aku tumpangi ada TVnya.Beneran TV buat karaoke yang menyetel lagi S-12(Jadi inget sama seseorang yang belakangan ini suka nanyiin lagu-lagu ST-12...Hahahahahaha). Selain itu ada kipas anginnya juga tepat diatas kepala sang supit. Aku pikir-pikir..buat apa ya?. Kan udah ada banyak jendela??. Gokill..!!!
Dapat lelah aku berada di laut
Terpandang mata biru indah menenangkan
Aku pernah berada ditengah laut
Ketika aku bisa menikmati Pelangi yang kurindu setelah lama bersembunyi
Setelah badai datang berbisik padaku
Ketika aku terus berlayar
Ombak semakin liar menari
Ia akan terus membawa ke badai yang menyapu bersih
Bila aku tak dapat bertahan
Aku ingin bertandang ke laut itu
Dengan nyata memainkan kakiku yang berselimutkan pasir putih
Bermain dengan angin yang melambaikan pepohonan
Tentu aku ingin mengajakmu untuk berlarian denganku
Bila lelah aku akan menuju tengah
Bukan kiasan untuk bermain
Di dasar laut ketika tak dapat kulihat laut kembali
* Kita ke laut yuk hon…….:-)
Tak Pernah Aku Membayangkannya
Bila Insan Sedang Patah Hati
Kali Ini Ku Rasakan Sesungguhnya
Siang Hariku Bagaikan Malam
Pelangipun Berwarnakan Kelam
Inikah Yang Dinamakan Patah Hati
Tak Ingin Kujalani Cinta Yang Begini
Yang Kutahu Cinta Itu Indah
Tak Ingin Kurasakan Jiwa Yang Tak Tenang
Kumau Kau Tetap Disisiku
Dan Tak Ingin Kurasakan Jiwa Yang Tak Tenang
Kumau Kau Tetap Disisiku
Siang Hariku Bagaikan Malam
Pelangipun Berwarnakan Kelam
Click this “LOVE”
Ketika aku berbalik, Kau selalu tersenyum kepadaku
Selembut angin
Begitu mempesona, Bahkan ketika aku menutup mata, hanya kau yang terlintas dipikiranku
Begitu mengharukan
Kupercaya hanya kepadamu, Ku terluka juga karenamu
Kita selalu memimpikan masa depan yang masih jauh dari kita
Ketika aku berhenti, untuk sebuah alasan Kau menundukkan pandanganmu
Selembut hujan
Aku tidak pernah berubah, Sejak pertama kali kita bertemu
Walaupun dalam keadaan sedih
Aku ada hanya untukmu, Tidak ada seorangpun kecuali engkau
Kita selalu memimpikan masa depan yang masih jauh dari kita
Satu hari, Plato bertanya pada gurunya,
“Apa itu cinta?Bagaimana saya menemukannya?”
Gurunya menjawab,
“Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” .
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.
Gurunya bertanya,
“Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato menjawab,
“Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”
Gurunya kemudian menjawab
Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,
“Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Gurunya pun menjawab
“Ada hutan yang subur didepan saja.Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/ subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.
Gurunya bertanya,
“Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”
Plato pun menjawab,
“Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”
Gurunya pun kemudian menjawab,
“Dan ya itulah perkawinan”
CATATAN - KECIL :
Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
Terimalah cinta apa adanya.
Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.
We were as one babe
For a moment in time
And it seemed everlasting
That you would always be mine
Now you want to be free
So I’m letting you fly
Cause I know in my heart babe
Our love will never die, NO!
You’ll always be a part of me
I’m a part of you indefinitely
Boy don’t you know you can’t escape me
Ooh darling cause you’ll always be my baby
And we’ll linger on
Time can’t erase a feeling this strong
No way you’re never gonna shake me
I ain’t gonna cry no
And I won’t beg you to stay
If you’re determined to leave boy
I will not stand in your way
But inevitably you’ll be back again
Cause ya know in your heart babe
And we’ll linger on
Time cant erase a feeling this strong
No way you’re never gonna shake me
cause you’ll always be my baby
I know that you’ll be back boy
When your days and your nights get a little bit colder oooohhh
I know that, you’ll be right back
Libra :22 Sept-23 Oktober
Sifat-sifat Umum
Tuan Libra selalu tampak halus, menarik, baik hati dan mudah bergaul. Diplomatis dan koperatif juga merupakan sifatnya. Ia bersedia melakukan apa saja untuk mencapai jiwa aman tenteram. Tapi ini juga penyebab dari keterlibatan konflik yang tiada habis-habisnya. Ia seorang idealis yang menginginkan segala sesuatu sempurna. Dan banyak orang mengatakan seorang Libra pemalas.
Tanda timbangan ini mencerminkan seorang Libra yang selalu memperhatikan manusia sekitarnya dan memperbandingkannya satu sama lain. Ia memperhatikan orang lain, tapi melupakan diri sendiri.
Dalam usahanya untuk mengelakkan perselisihan, seorang Libra berusaha melakukan apa saja bagi manusia lain. Ia juga sering mengalami jatuh cinta. Dan ia masuk ke alam pernikahan tanpa persiapan matang. Meskipun ia mengetahui kesalahan partnernya, tapi ia tetap menyembunyikan pengetahuan tersebut karena takut timbangan berat sebelah. Mereka mementingkan keluarga daripada hal lainnya.
Rumah seorang Libra merupakan surga bagi dirinya. Dalam rumah inilah ia memperlihatkan kecintaan akan keindahan dan kemewahan. Mereka juga mengandalkan orang yang dicintainya. Tapi begitu putus cinta, ia segera melupakan bekas kekasihnya. Kelemahan tubuh seorang Libra terletak pada kepala dan mata. Banyak pula Libra yang mendapatkan serangan radang ginjal.
Libra Betina
Kamu diperhatikan karena kecantikan kamu. Kamu selalu memperhatikan busana, sikap dan memberikan sentuhan elegan di sekeliling kamu. Tujuan kamu adalah lebih di puja oleh pria namun jika dia meneruskan menaikan egomu, kamu akan menunjukan kepadanya seberapa terlatihnya kamu dalam bercinta. Kamu cenderung memilih pria artistik, namun pasangan kamu harus pandai melumas kamu dengan pujian untuk membuat kamu tetap bahagia.
LIBRA & CAPRICORN:
Akan sulit buat si Kambing menerima ketidakaktifan kamu. Secara fisik ada ketertarikan luar biasa di antara kamu, sayangnya jarang bertahan lama.
*Kok begitu…?!!!!!
“Siapa yang suka melihat kupu-kupu?”, Guru muda itu berteriak lembut didepan murid-muridnya yang sedang serius memeperhatikannya. Serentak semua muridnya mengancungkan tanganya.
“Saya bu. Saya sering liat kupu-kupu ditaman rumahku”. Murid yang duduk dideretan paling depan menjawabnya dengan penuh antusias.
“Oh ya Hime?!Wah berarti kamu sering lihat dan tau kalau kupu-kupu itu banyak s kali macamnya?.”.
“Iya bu guru. Macamnya banyak,warna dibadannya juga bagus-bagus. Aku suka seklai melihat kupu-kupu. Aku mau Bu Guru jadi Kupu-Kupu…udah bagus dan cantik tru bisa terbang lagi…”.
*
Itu kejadian kurang lebih lima belas tahun yangn lalu. Tetapi Kejadian itu masih saja terbayang dengan jelas setiap kali Hime ingin mengingatnya. Memang tidak ada yang begitu spesial.
Tetapi bila mengingat Kupu-kupu seakan ia ingin sekali mencitrakan dirinya sebagai kupu-kupu.
Kupu-kupu merupakan primadona diantara satwa avertebrata lainnya.Belum lagi warnanya sayapnya yang begitu cantik. Metamorfosis yang menjadi ciri khas kupu-kupu begitu amat didambakan Hime untuk bisa ia lakukan pada hidupnya.
Metamorfosis adalah suatu proses Biologi dimana hewan secara fisik mengalami perkembangan biologis setelah dilahrikan atau menetas.Proses ini melibatkan perubahan bentuk atau struktur melalui pertumbuhan sel dan differensiasi sel.
Teori itu begitu Hime inget sekali ketika mempelajarinya pada pelajaran IPA diwaktu kecil dahulu. Tetapi sejak mempelajarinya pada pelajaran Biologi, ada teori yang selalu ia garis bawahi
Perubahan bentuk yang dialami kupu-kupu yang merupakan metamorfosis, hadir dalam 2 wujud, yaitu metamorfosi sempurna (himemetabolisme) dan metamorfosis tidak sempurna (holometabolisme).
Ia ingin membiarkan pribadinya menjadi berkembang sedikit demi sedikit dengan menikmati apa yang ia dapat. Mendapatkan setiap hal yang baru untuk dapat membuatnya menaiki tangga kehidupanya. Perlahan hingga akhirnya menjadi sempurna.
Melamun sendirian memang paling menyenangkan
Tidak perlu merasa terusik dan diganggu
Bisa fokus dengan apa yang sedang dipikirkan
Tetapi kalau nggak berhasil menemukan akhir bagaimana?
Dari hasil melamun itu sendiri.
Melamun beneran?atau menyendiri?apa emang nggak pingin
diganggu? bisa aja kan kalo ternyata muak dengan semuanya???
Lalu bagaimana solusinya?
Nikmatin ajalah semuanya.
Tetapi ada yang ingin dihampiri dan dilantunkan lagu indah seperti dulu
setangkai mawar berwarna peach juga sangat dirindukan
Diselipkan dipagar rumahku juga bisa kan?
Asal bilang pada hujan jangan berkunjung dulu pagi itu
Hingga bisa diambil oleh yang menerimanya
Siangpun bisa bertemu dan menikmati suasana mendung
ingat..suasana mendung..bukan hujan loh!
Karena bukan di bogor kita berada
Tetapi bertandang ke kota hujan juga boleh…kau kan yang janji
ingat lagi…Kau sudah berjanji dan bukan aku yang meminta
Jangan membuatku menangis lagi yah
Karena aku sudah tidak memiliki kamar untuk bisa bersembunyi dibalik bantalku untuk berteriak
Kutunggu kau menghubungiku
Karena aku sedang berharap saat ini
Aku tidak bisa seperti kemarin sakit sakit menyerangku
Dengan segenap kekuatan mencari telepon umum disetiap sudut
Kemudian diberikan hadiah kekesalan spesial
Telah membacanya?
Jangan lupa membalasnya atau bahkan datang
Selayaknya pengejaran gigihmu padaku
Hingga ucapan kata “I Love You,,,”
Kelamaan dirumah emang bener-bener merugikan juga,apalgi kalau hujan sperti ini…ditambah lagi menjadi pengangguran. Bener-bener nggak bisa bedain antara Badan sakit disebabkan cuaca yang tak menentu atau kelamaan dirumah,nggak olahraga terus tidur dan jadi menjamur.
Beneran bikin badan jadi melebar.Baru aku sadari ketika jalan jauh menjadi cepat lelah. Terlihat di foto-foto terbaru pipiku semakin membulat saja. Susah nyembunyiin bulatnya pipi,apalagi saat berat badan naik. Beberapa hari sebelum ‘dapet’ pasti nafsu makan’ku susah sekali dikontrol. Apalgi kalo dirumah banyak makanan dan cemilan.
Minggu kemarin aku peri ke senayan,niatnya memang untuk jogging. Sayngnya,yang nemenin malah pake jins,pake sendal dan bawa tas backpak berisi laptop.Terpaksa lari sendiri.:-( Tetapi baru satu putaran..udah ngos-ngosan dan bernafas lewat mulut. Aku mencoba mengontrolnya dengan bernafas lewat hidung,tetapi yang ada…aku malah kembali jalan..bukan berlari.
Rasanya kangen juga yah seperti 3-4 bulan lalau. Seminggu sekali minimal satu kali ke tempat senam buat aerobic,yoga,pylates,bahkan line dance.Berhubung kerja disitu juga. Cape sih terkadang, tapi kalo melihat banyaknya keringet yang keluar terus ringan berjalan karena lebih kurus, rasanya puas banget.
Aku membuat himpitan waktu mendera kepingan masa depan. Aku menarik nafasku dalam-dalam ketika memulai mencolek kenangan yang telah aku kunci rapat dan berharap tak dapat terbuka beriring dengan berkaratnya anak kunci yang tersimpan dibalik dinding rahasiaku.
Simpulkan segalanya menjadi sebuh kisah yang telah berakhir.Ingatkan itu…telah berakhir. Karena menghirupnya menjadi teman bermain sangatlah menyesakkan.
Hampir setiap hari aku harus menggunakan pakaina hitam lengkap dengan kacamatanya. Bahkan tak jarang aku menyalakan dupa semerbak untuk menambah keanehan saja yang sedang terjadi…