Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2013

Minggu, 13 Januari 2013

HIJAB TUTORIAL






Photograher : My Mom
Editing : Me
Hijab : NICE TIARA

Minggu, 25 November 2012

Tips Merawat Rambut Bagi yang Menggunakan Jilbab/Kerudung

Assalamualaikum...
Selamat sore semuaa...
pada kesempatan kali ini saya akan memberikan tips buat kalian semua bagaimana merawat rambut bagi kalian yang mengenakan jilbab/kerudung. Walaupun rambut kita tidak terlihat diluar umah, kita juga harus memperhatikan loh bagaimana caranya merawat rambut rambut yang baik. berikut beberapa tipsnya :

1. Rambut harus dalam keadaan kering

Setelah keramas, sebaiknya kita tidak langsung menggunakan jilbab/kerudung. Ketika kondisi kepala dan rambut anda masih basah ini dapat menimbulkan bau yang tidak sedap ketika kita langsung mengikat rambut kita dan menutupnya dengan jilbab/kerudung. Tidak hanya bau yang tidak sedap saja, ketombe dan gatal-gatal pada kulit kepala juga bisa timbul akibat ditutupnya kepala kita dengan jilbab/kerudung dalam kondisi yang tidak kering/lembab. Kerontokan pada rambut pun juga dapat terjadi akibat terlalu banyaknya gesekan saat rambut masih basah/lembab. Lebih baik keramas pada sore/ malam harinya, bila keesokan pagi anda harus terburu-buru keluar rumah. Gunakanlah hair dryer untuk mengeringkan rambut jika dalam kondisi terburu-buru (jangan terlalu sering karena akan membuat rambut kering).

2. Jangan mengikat rambut terlalu kencang
Bagi anda yang memiliki rambut panjang, sebaiknya diikat terlebih dahulu ketika hendak mengenakan jilbab/kerudung, tetapi ada baiknya anda tidak mengikat rambut terlalu kencang, selain dapat membuat kepala sakit, rambut jadi mudah patah dan rontok.

3. Keramas dengan teratur
Baik anda yang menggunakan jilbab/kerudung atau tidak, memang disarankan untuk keramas secara teratur, yaitu dua hari sekali dengan menggunakan shampoo yang cocok untuk rambut anda. Bagi anda yang memiliki rambut yang tebal/lebat dapat mencuci rambut anda dan membilasnya dua kali setiap kali anda keramas untuk menjaga kebersihan.

4. Selektif dan pemilihan Jilbab/kerudung
Mengenakan jilbab/kerudung dapat membuat kulit kepala dan rambut anda berkeringat . Untuk meminimalisir keringat yang berlebihan, anda harus selektif memilih bahan jilbab/kerudung yang dapat menyerap keringat. Bahan kaos, katun atau chiffon yang lembut dapat menjadi pilihan anda. Hindari jilbab/kerudung warna gelap saat anda beraktifitas outdoor diwaktu siang hari. Jilbab/kerudung warna gelap dapat membuat kondisi lembab disekitar kepala dan rambut dikarenakan bahan berwarna gelap mudah menyerap cahaya matahari.

5. Istirahatkan rambut
Saat anda tidak menggunakan jilbab/kerudung, sebaiknya anda mengistirahatkan rambut anda dengan membebaskannya dari ikatan. Disinilah rambut anda dapat bernafas agar lebih segar dan terbebas dari ketombe dan kerontokan.

6. Memanjakan rambut
Disaat ada waktu luang ada baiknya anda memanjakan rambut anda. Creambath dan Hair Spa dapat menjadi pilihan anda, agar membuat rambut anda tetap bersih dan sehat. Bila anda tidak sempat ke salon, creambath secara tradisional dapat anda lakukan sendiri dirumah bisa dengan membeli cream khusus creambath atau membuatnya sendiri dengan bahan-bahan seperti santan, madu, lidah buaya, dan kemiri.

7. Konsumsi makan rendah lemak
Tidak hanya perawatan dari luar, sebaiknya Anda juga melakukan perawatan dari dalam. Mengkonsumsi makanan  rendah lemak dan kaya akan protein, vitamin B-6, B-12, dan C, serta zat besi dapat menutrisi rambut secara alami. Kacang-kacangan, bayam, pisang, dapat menjadi pilihan.



Baiklah demikian tips dari saya, untuk kalian semua. Menjaga kecantikan bukan hanya dari luar saja agar dapat dilihat, tetapi juga rawatlah diri kalian dari dalam. Semoga bermanfaat. :) 

Stay Positive and Beautiful Ladies

Selasa, 27 Desember 2011

5 Tips for Making and Keeping Your New Year's Resolution


Making a new goal can be such an exciting moment, like a fresh start! Every year I look forward to making my New Year's resolution. But I'm sure we've all had that goal that we just didn't follow through on... raise your hand if you've been there (raising hand sheepishly). So I'm going to share my top five tips on making and keeping an awesome New Year's resolution, and I'll let you in on what my resolution is going to be this year!
1. Think long term but manageable. You want to think of a goal for the new year that won't take you 15 minutes to complete. I mean, that's a task more suited for a to-do list. You can do better than that! You want a goal that's either ongoing, or difficult enough that it may take you most of the year to accomplish it. That being said, don't set your goal so high that you can't realistically manage it.
2. Create a plan, and plan to start NOW. A good resolution is one that you can map out your success to. For example, if your goal is fitness related something like 'get fit in 2012' may not be as easy to plan for as 'run a half marathon in 2012.' The second goal is something you can make a plan to achieve. Once you have your road map to success, start immediately. Don't wait until next month, or until you have more time. Make time. Do it. Go!
3. Write down your goal and display it some where you will see it. I like to write my goals in a notebook I keep by my bed. Another great option is taped up on your bathroom mirror. You don't have to display it somewhere that others will see it, only you. But you want to be reminded of your goal, and why your doing it. You are more likely to succeed if you are reminded of your resolution often. 
4. Reward yourself, and remind yourself why you made it your goal. We all like being rewarded for a job well done. So be good to yourself! If you've made some serious progress, or you are right on track with your plan after 3 months-reward yourself. Buy yourself a new dress, plan a mini trip, or even something small like a movie night out with friends. It's up to you but you are more likely to stick to your goal if you know you are going to be rewarded. Rewards are fun! Just saying. 
5. Have a way to track your progress. This will keep you going, because it's another positive reinforcement for success. For example, I currently am working on a goal to bake a loaf of bread every week (I'm trying to become a master baker.... well, a really good one anyway). I take an instagram picture with my iphone of my loaf of bread every week. That way I can look back at all my weeks of success so far. Fuels the fire. Keeps you motivated and, frankly, proud of yourself as you work to achieve your resolution.

Rabu, 18 Februari 2009

"Sabar ya nduk..."



marah1
Peradaban yang modern ini membuat kita menemukan banyak sekali hal yang baru dan baru lagi. Berbagai masalahpun timbul akibat berkembangnya zaman yang otomatis membuat semakin banyak persepsi serta pandangan dari banyaknya orang.
Tuntutannya pun semakin banyak seiring dengan melewati kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup kita. Itu semua itu membuat kita mau tidak mau harus berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.Tetapi kompetisi apa yang baiknya kita ikuti?.
Berkompetisi untuk menjadi lebih baik dalam dunia yang semakin tidak baik. Kita kan terus larut dalam kekejaman dunia ini. Tetapi sungguhkan karena dunia ini yang kejam?.
Kita dapat merasakan bahwa dunia ini tidak kejam bila kita memang yakin bahwa dunia ini tidak kejam. Kita dapat mengatakan dunia ini baik,dunia yang mana?Dunia kita.
Menjadi sabar adalah salah satu hal yang bisa kita lakukan agar dapa menang dalam kompetisi hidup ini.
"Sabar...sabar" itu kata-kata yang sering keluar untuk menenangkan orang lain yang lagi kesal ataupun marah. Nggak jarang juga diucapkan kepada diri sendiri sambil mengelus dada.
Memang nggak mudah untuk menjadi orang yang sabar. Tetapi walau bagaimanapun aku terus,selalu,dan mencoba untuk bisa sabar.Walaupun sadar untuk menjadi orang sabar nggak semudah membalik telapak tangan.
Akupun terinspirasi lagi untuk memulai menulis yang bisa membuatku menabah ilmu lagi dan semoga saja bermanfaat bagi banyak orang dan diriku tentunya.
Pengertian sabar adalah tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi godaan dan rintangan dalam jangka waktu tertentu dalam rangka mencapai tujuan. Dalam agama, sabar merupakan satu diantara stasiun- stasiun (maqamat) agama, dan satu anak tangga dari tangga seorang
Ular konon bisa diam berjam-jam menunggu mangsanya. Tapi, begitu mangsa didepan mata dia bisa menerkam dalam orde sepersekian detik. Artinya, si ular tahu betul artinya sabar. Sabar bukan berarti lambat. Sabar selalu dikombinasikan dengan kecepatan, bukan sekedar kecepatan, tapi kecepatan yang luar biasa. Kita perlu belajar sabar dari ular.
Ular memang sangat sabar, dia sudah bisa melihat target santapannya dengan sangat jelas. Sekali target itu terlihat dan selamanya target itu terekam dalam ingatannya. Artinya, ular betul-betul memperhatikan dengan detail gerakan sang mangsanya. Meskipun posisi target sangat dekat, ular tidak akan menyerang bila posisinya tidak menguntungkan.
Hmm...ternyata dari tingkah laku binatangpun kita dapat mempelajari sesuaut. Apakah karena manusia yang dapat melakukan dan memikirkan banyak hal,sehingga sangat sulit untuk melakukan hal yang satu ini?.
Aku cuma bisa terus belajar dan berdoa. Samapi kapankah Allah memberikanku kesabaran yang tak terhingga?Yah sabar saja...
(dari berbagai sumber)

Selasa, 10 Februari 2009

Between Writing and Reading

language_arts

Berbicara sungguhkah menyenangkan? Bagi yang hobby,pasti akan terasa seperti itu?Tetapi kalaupun tak cakap,kaupun dapat membaca lewat mata.Apa yang dapat tersampaikan selain cinta,bahagia dan kesedihan serta amarah?

Tulisanpun dapat berbicara,menjelaskan arti yang sesungguhnya tersembunyi dalam bisu seseorang. Atau dari cerita yang tertuahpun dapat menjadi lebih indah dari kenyataan dan membangkitkan membaca pikiran semangat itu hanya lewat tulisan.

Merah: “Mengapa seseorang yang jago menulis dikatakan lebih hebat dan lebih pintar? Bagiku orang yang dapat membaca lebih hebat dibandingkan yang menulis. Karena membaca disini artinya lebih luas, tidak hanya membaca tulisan saja, tetapi juga membaca mata,membaca pikiran,membaca gerak-gerik/tingkah laku seseorang".

Biru: Tetapi kau bisa membaca itu semua juga dari tulisan kan?Bagaimana kau dapat tau cara membaca pikiran seseorang atau belajar menilai gerak-gerik seseorang itu mempelajari dari tulisan bukan?

Merah : Tetapi orang dapat menulis dari membaca.

Biru : Belum tentu dari membaca. Bagaimana kalau dari pikiran kita?Imajinasi kita.

Merah : Yah pemikiran itu timbul dari membaca tingkah laku orang bukan?

Biru : Tidak juga,aku mendapatkannya dari perkataan orang yang merupakan pengalaman pribadinya,dan hal itu tidak ia baca dari buku.

Merah: Jadi maksudmu dari orang lain berbicara?

Biru : Ya

Merah : Orang kan berbicara tidak hanya dengan menggunakan mulut.

Biru: ??

Merah: Yah berbicara itu dapat juga dengan tulisan

Biru : Tuh betul kan tulisan itu awal dari segalanya???!!! Sejarah ini tetap terjaga karena ada peninggalan-peninggalan khususnya juga tulisan.

Merah :Balik lagi ke awal. Tulisan itu ada karena membaca hingga muncul suatu inspirasi. Orang yang menorehkan sejarah hingga terkenang sampai sekarang memang dibuat dalam tulisan…tetapi seseorang tersebut membuatnya karena ia telah membaca situasi yang ada pada saat itu.

Biru:..AAArrrgghh…?!@#$%*

Seperti suatu pertanyaan…aman duluan?AYAM ATAU TELUR???

tess_at_laptop

Sumber : Nicky and Randy Conversation

Kamis, 29 Januari 2009

HARUSKAH KEBAHAGIAAN MEMERLUKAN ALASAN YANG CERDAS??????


Aku terinspirasi dari novel Ayu Utami yang berjudul LARUNG. sepertinya menarik juga untuk dibuat suatu tulisan atau mungkin lebih tepatnya suatu bahasan.Tapi entahlah.
Kebahagiaan itu sangat dibutuhkan oleh setiap orang.kebahagiaan itu dicari oleh siapa saja yang merasakan hidupnya sekan-akan hanya dihinggapi kesedihan. Kebahagiaan itu juga dirindu siapa saja yang sudah lama tak mengecap rasa luar biasa tersebut.
Tetapi apakah kebahagiaan itu sendiri?.
Bahagia ketika kita bisa berada terus bersama pacar kita?bahagia ketika dapat membuat orangtua tersayang menangis bahagia?, atau kebahagiaan itu adalah berada diantara teman-teman dengan cara bersenang-senang menghilangkan beban dan kepenatan?atau kebahagiaan itu ketika apa yang kita inginkan dapat teraih dan terwujud?.
Akan sulit menilai dimanakah kebahagiaan yang telah kita rasakan.Apakah ada alat unutk mengukurnya? Dimanakah alat tersebut dijual sehingga kita dapat membelinya?. Berbentuk meteran'kah? ketika kita tempelkan tepat ditempat jantung ini berdenyut atau diatas kepala kita dapat mengukur kebahagiaan yang kita rasakan?
Hanya kita yang tau apa kebahagiaan itu.
 "Apakah Kebahagiaan Memerlukan Alasan Yang Cerdas???"
Beberapa berpendapat:
1. i thot so...but then i dont think so...but then again i think whatever lah...as long as I'm happy..
2. apakah kecerdasan menjamin kebahagiaan? kalau iya maka jawabannya adalah: ya, namun kalau tidak, maka jawabannya adalah: tentu saja tidak. Saya sendiri cenderung mengatakan: tidak. (^_^) Met pagi.
3. hwehehehe...i think so...tp, sprtinya utk mencapai kebahagiaan jg di butuhkan proses berpikir...agar tdk terjebak dlm kebahagiaan semu dan sesaat, apalagi kebahagiaan yg menjebak...so, keep aware dear!!
PENTINGNYA KEBAHAGIAAN
Kebahagiaan itu menjalar, demikian yang dilaporkan para peneliti. Tim yang sama yang membuktikan penderita obesitas dan perokok yang tersebar dalam suatu jaringan telah menunjukkan bahwa semakin berbahagia orang yang Anda kenal, mungkin Anda sendiri akan semakin merasa bahagia.
Dan berhubungan dengan orang-orang yang berbahagia akan meningkatkan kebahagiaan seseorang, tulis mereka dalam British Medical Journal.
“Apa yang sedang kita hadapi adalah dorongan emosi,” kata Nicholas Christakis, seorang profesor dari sosiolog medis di Harvard Medical School di Boston, dalam suatu wawancara telepon.
Christakis dan seorang ilmuwan politik di University of California, San Diego, bernama James Fowler, tengah memakai data dari 4,700 sukarelawan anak di Framingham Heart Study, penelitian kesehatan dalam skala besar di Framingham, Massachusetts, sejak 1948.
Mereka tengah menganalisa fakta-fakta berharga melalui penelusuran kembali lembar-lembar ijazah mulai 1971, mengikuti data kelahiran, perkawinan, kematian, dan perceraian. Sukarelawan juga memberikan daftar informasi kontak sahabat-sahabat terdekat, teman-teman kerja, dan tetangga mereka.
Mereka mengukur kebahagiaan dengan menggunakan empat pertanyaan sederhana.
“Mereka ditanya seberapa sering dalam satu minggu ini, pertama, saya menikmati hidup, dua, saya merasa bahagia, tiga, saya merasa penuh harapan mengenai masa depan, dan empat, saya merasa bahwa saya sama baiknya seperti orang lain,” kata Fowler.
60 persen orang dengan skor tinggi pada keempat pertanyaan tersebut dikategorikan ‘bahagia’, sedang sisanya dikategorikan pada ‘tidak bahagia’.
Data menunjukkan, orang yang memiliki hubungan sosial baik itu teman, pasangan, tetangga, keluarga yang luas, juga merupakan orang yang paling berbahagia. “Setiap kebahagiaan ekstra yang dimiliki seseorang membuat Anda lebih berbahagia,” kata Christakis.
“Bayangkan bila saya terhubung dengan Anda, dan Anda terhubung ke orang lain dan orang lain terhubung ke orang lain lagi. Ini seperti tenunan ras manusia, seperti selimut quilt (potongan-potongan kain yang dijahit menjadi selimut) Amerika.”
Masing-masing orang duduk dalam satu warna patch yang berbeda. “Bayangkan bila patch yang disini bahagia dan patch yang di sana tidak bahagia. Kebahagiaan Anda tergantung pada patch yang sedang berlangsung di sekeliling Anda,” lanjut Christakis.
“Ini bukan hanya masalah antara orang bahagia yang berkaitan dengan orang bahagia lainnya, seperti yang mereka lakukan. Di atas dan di luar hal tersebut, ini sedang berlangsung suatu proses penjalaran.”
Dan mereka menemukan bahwa ;
Kebahagiaan lebih menjalar dibandingkan ketidakbahagiaan.
“Jika kontak sosial di sekitar Anda bahagia, hal itu akan meningkatkan kemungkinan Anda berbahagia sebesar 15 persen,” kata Fowler. “Teman dari seorang teman, atau teman dari pasangan atau saudara kandung, jika mereka bahagia, akan meningkatkan kesempatan Anda berbahagia sebesar 10 persen,” tambahnya.
Kebahagiaan teman peringkat tiga—teman dari temannya seorang teman—akan meningkatkan kesempatan seseorang menjadi bahagia sebesar 6 persen.
“Namun setiap ekstra ketidak-bahagiaan teman meningkatkan kemungkinan Anda merasa tak bahagia sebesar 7 persen,” jelas Fowler.
Penemuan ini menarik, tetapi juga bermanfaat, lanjut Fowler.
“Diantara manfaat-manfaat lain, kebahagiaan telah menunjukkan pengaruh penting atas pengurangan angka kematian, pengurangan rasa sakit, dan meningkatkan fungsi jantung. Jadi pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kebahagiaan menyebar dapat membantu kami mempelajari bagaimana mempromosikan masyarakat yang lebih sehat,” sahutnya lagi.
Penelitian ini juga sesuai dengan data lain pada 1984 yang menunjukkan bahwa dengan memiliki tambahan uang sebesar US $ 5,000 (setara 57,5 juta rupiah) akan meningkatkan kesempatan seseorang menjadi lebih bahagia sekitar 2 persen.
“Seorang teman yang berbahagia bernilai sekitar US $ 20,000 (setara 230 juta rupiah),” tutup Christakis.
KEBAHAGIAAN
Gede Prama memulai  bercerita tentang tokoh asal Timur Tengah, Nasruddin. Suatu hari, Nasruddin mencari sesuatu di halaman rumahnya yang penuh dengan pasir. Ternyata dia mencari jarum. Tetangganya yang merasa kasihan, ikut membantunya mencari jarum tersebut. Tetapi selama sejam mereka mencari, jarum itu tak ketemu juga.
Tetangganya bertanya, “Jarumnya jatuh dimana?”
“Jarumnya jatuh di dalam,” jawab Nasruddin.
“Kalau jarum bisa jatuh di dalam, kenapa mencarinya di luar?” tanya tetangganya. Dengan ekspresi tanpa dosa, Nasruddin menjawab, “Karena di dalam gelap, di luar terang.”
Perjalanan kita mencari kebahagiaan dan keindahan. Sering kali kita mencarinya di luar dan tidak mendapat apa-apa. Sedangkan daerah tergelap dalam mencari kebahagiaan dan keindahan, sebenarnya adalah daerah-daerah di dalam diri. Justru letak ’sumur’ kebahagiaan yang tak pernah kering, berada di dalam. Tak perlu juga mencarinya jauh-jauh, karena ’sumur’ itu berada di dalam semua orang.
Sayangnya karena faktor peradaban, keserakahan dan faktor lainnya, banyak orang mencari sumur itu di luar. Ada orang yang mencari bentuk kebahagiaannya dalam kehalusan kulit, jabatan, baju mahal, mobil bagus atau rumah indah. Tetapi kenyataannya, setiap pencarian di luar tersebut akan berujung pada bukan apa-apa. Karena semua itu, tidak akan berlangsung lama. Kulit, misalnya, akan keriput karena termakan usia, mobil mewah akan berganti dengan model terbaru, jabatan juga akan hilang karena pensiun.
“Setiap perjalanan mencari kebahagiaan dan keindahan di luar, akan selalu berujung pada bukan apa-apa, leads you nowhere. Setiap kekecewaan hidup yang jauh dari keindahan dan kebahagiaan, berangkat dari mencarinya di luar,” tegas Gede Prama.
Untuk mencapai tingkatan kehidupan yang penuh keindahan dan kebahagiaan, seseorang harus melalui 5 (lima) buah ‘pintu’ yang menuju ke tempat tersebut.

Pintu pertama adalah stop comparing, start flowing.
“Stop membandingkan dengan yang lain. Seorang ayah atau ibu belajar untuk tidak membandingkan anak dengan yang lain. Karena setiap pembandingan akan membuat anak-anak mencari kebahagiaan di luar,” ujar Gede Prama.
Setiap penderitaan hidup manusia, setiap bentuk ketidakindahan, menurut Gede Prama, dimulai dari membandingkan. Gede Prama mencontohkan orang kaya berkulit hitam yang tidak dapat menerima kenyataan bahwa dia berkulit hitam. Orang itu sering kali membandingkan dirinya dengan orang kulit putih.
“Uangnya banyak, mampu mengongkosi hobinya untuk operasi plastik. Sehingga orang yang hidup dari satu perbandingan ke perbandingan lain, maka hidupnya kurang lebih sama dengan seorang orang kaya itu. Leads you nowhere,” kata Gede Prama dengan logatnya yang khas.
Karena itu, Gede Prama mengajak peserta ke sebuah titik, mengalir (flowing) menuju ke kehidupan yang paling indah di dunia, yaitu menjadi diri sendiri. Apa yang disebut flowing ini sesungguhnya sederhana saja.
Kita akan menemukan yang terbaik dari diri kita, ketika kita mulai belajar menerimanya. Sehingga kepercayaan diri juga dapat muncul. Kepercayaan diri ini berkaitan dengan keyakinan-keyakinan yang kita bangun dari dalam. “Tidak ada kehidupan yang paling indah dengan menjadi diri sendiri. Itulah keindahan yang sebenar-benarnya!” kata Gede Prama.
Pintu kedua menuju keindahan dan kebahagiaan adalah memberi.
Sebab utama kita berada di bumi ini, kata Gede Prama, adalah untuk memberi. “Kalau masih ragu dengan kegiatan memberi, artinya kita harus memberi lebih banyak,” ujar Gede Prama.
“Saya melihat ada 3 tangga emas kehidupan; I intend good, I do good and I am good. Saya berniat baik, saya melakukan hal yang baik, kemudian saya menjadi orang baik. Yang baik-baik itu bisa kita lakukan, bila kita konsentrasi pada hal memberi,” lanjut Gede Prama lagi. Memberi tidak harus selalu dalam bentuk materi. Pemberian dapat berbentuk senyum, pelukan, perhatian. Dan setiap manusia yang sudah rajin memberi, dia akan memasuki wilayah beauty and happiness.
“Saya sering bertemu dengan orang-orang kaya. Ada yang suka memberi, ada yang pelit. Saya melihat orang yang tidak suka memberi muka orang itu keringnya minta ampun. Orang yang mukanya kering ini bertanya pada saya, apa rahasia kehidupan yang paling penting yang bisa saya bagi ke saya.
Saya bilang sleep well, eat well,” ungkap Gede Prama sambil tersenyum. Artinya memang, untuk ongkos untuk menjadi bahagia tidak mahal. Hanya saja orang sering kali memperumit hal yang sudah rumit. Kalau kita sederhanakan, sleep well, eat well akan jadi mudah jika diikuti dengan kegiatan memberi.
Pintu ketiga untuk menuju keindahan dan kebahagiaan adalah berawal dari semakin gelap hidup Anda, semakin terang cahaya Anda di dalam.
Perhatikanlah bintang di malam hari tampak bercahaya, jika langitnya gelap. Sedangkan, lilin di sebuah ruangan akan bercahaya bagus, jika ruangannya gelap. Artinya, semakin Anda berhadapan dengan masalah dan cobaan dalam hidup, semakin bercahaya Anda dari dalam.
“Jika Anda punya suami yang keras dan marah-marah, jangan lupa bersyukurlah. Karena suami yang keras dan marah-marah, membuat sinar dari dalam diri Anda bercahaya. Anda punya istri cerewetnya minta ampun. Bersyukurlah, karena orang cerewet adalah guru kehidupan terbaik. Paling tidak dari orang cerewet kita belajar tentang kesabaran.
Jika Anda punya atasan diktatornya minta ampun. Bersyukurlah, karena Anda dapat belajar tentang kebijaksanaan,” ujar Gede Prama membesarkan hati.
Orang yang pada akhirnya menemukan keindahan dan kebahagiaan, menurut Gede Prama, biasanya telah lulus dari universitas kesulitan. Semakin banyak kesulitan hidup yang kita hadapi, semakin diri kita bercahaya dari dalam. Mengutip perkataan Jamaluddin Rumi, semuanya dikirim sebagai pembimbing kehidupan dari sebuah tempat yang tidak terbayangkan.
“Tidak hanya orang cantik saja yang berguna, orang jelek juga berguna. Gunanya adalah karena orang jelek, orang cantik terlihat jadi tambah cantik,” kata Gede Prama disambut tawa peserta. “Jadi semuanya ada gunanya, untuk menghidupkan cahaya-cahaya beauty and happiness,” tegasnya.
Pintu keempat adalah surga bukanlah sebuah tempat, melainkan adalah rangkaian sikap.
“Bila Anda melihat hidup penuh dengan kesusahan dan godaan, maka neraka tidak diketemui setelah mati. Neraka sudah ketemu sekarang,” ujar Gede Prama.
Sedangkan Anda akan bertemu surga, jika hasil dari rangkaian sikap Anda benar. Sikap ini dimulai dari berhenti mengkhawatirkan segala sesuatunya, dan coba yakinkan diri bahwa everything will be allright. Setiap kali kita melalukan ritual peribadatan, tetapi setiap kali pula kita merasa takut. Padahal ketakutan adalah sebentuk ketidakyakinan terhadap kebenaran.
“Kalau Anda melalukan ritual peribadatan tapi masih takut, mending jangan melalukan ritual peribadatan, karena toh Anda tidak yakin terhadap kebenaran,” kata Gede Prama.
“Segala sesuatunya menjadi baik-baik saja jika Anda mencintai yang kecil,” sambung Gede Prama.
Pintu kelima menuju keindahan dan kebahagiaan yakni tahu diri kita dan kita tahu kehidupan.
Manusia-manusia yang tidak tahu diri adalah manusia yang tidak pernah ketemu keindahan dan kebahagiaan dalam hidupnya.
“Sumur kehidupan yang tidak pernah kering berada di dalam. Sumur ini hanya kita temukan dan kita timba airnya kalau kita bisa mengetahui diri kita sendiri,” kata Gede Prama.
Seandainya diri sendiri telah ditemukan, maka artinya kita kemudian mengetahui arti kehidupan.
Nb : Bila ditanyakan apakah aku merasa tidak bahagia, aku akan menjawab AKU BAHAGIA,Bila aku MERASA tidak bahagia,aku HARUS bersyukur bahwa diluar sana ada yang TIDAK BAHAGIA.

Kamis, 22 Januari 2009

CHANGE

kamen_rider_black_titre
"Berubah.....!!!" Ini bukan 'mantra' favorit yang dilontarkan Kotaro Minami  (yang udah di dubber pastinya) Yah perkataan ini selalu muncul di setiap episode film Satria Baja HItam, film favoritku dulu.
Berubah iyalah suatu hal yang tidak mudah.Tidak mudah untuk dilakukan pastinya. Berubah itu menjadi mudah apabila hanya dibayangkan dan dikatakan. Tetapi pengaplikasiannya butuh berbagai macam extra. Extra hati-hati,Extra sabar,Extra konsisten ditambah Extra tenaga serta Extra Pikiran.
HAL YANG TERJADI
Terkadang kita melakukan Perubahan itu ketika kita tersadari akan suatu hal yang bisa saja karena merasa terpojok karena suatu keadaan atau mungkin karena tersadari oleh pihak lain yang mengatakan hal dimana belum pernah kita pikirkan sebelumnya.
Tak jarang kita melakukan perubahan dalam hidup,khususnya perubahan dalam intern. Tetapi terkadang itu tidak bertahan lama,karena sulit sekali menjaga konsistensi tersebut.
Tak jarang juga kita sering menuntut seseorang untuk berubah. Biasanya hal ini sering terjadi dalam kasus hubungan antar pertemanan atau pasangan. Kita merasa tidak nyaman atas sifat atau sikap yang teman atau pasangan kita itu miliki,sehingga kita menuntut mereka untuk bisa berubah dan bersikap seperti yang kita harapkan.
LIHAT KE DALAM
Untuk mau dan melakukan perubahan memang yang paling utama adalah niat dan doa. Sangatlah mustahil terwujudnya suatu perubahan tanpa diiringi dengan dua hal tersebut.
Terkadang untuk berubah kita sudah membayangkan perubahan banyak hal atau bahkan begitu besar dan begitu tinggi pencapainnya,sehingga sampai ingin merubah dunia contohnya. Dalam hal ini tidaklah dilarang dan tidaklah mustahil. Tidak ada yang mustahil didunia ini apabila ALLAH SWT mengizinkannya dan kita mau melakukannya.
YANG HARUS DIBAHAS
Anthony Robins, seorang NLP Master pernah berujar:
Jika KITA ingin membuat perubahan, hal pertama yang harus kita lakukan adalah MENINGKATKAN STANDAR. Jangan hanya puas dengan keinginan-keinginan kecil. Berambisilah. Bermimpilah. Tulis semua hal yang tidak ingin kita terima dalam hidup, tulis juga segala hal yang kita harapkan untuk terjadi. Perjelas maksud dan tujuan kita. Perjelas keinginan dan harapan kita. Dalam bahasa Teh Suci, “Kalo kita ingin menikah, tetapkan dengan orang seperti apa kita akan menikah. Nggak sekedar perempuan (kalo laki-laki) atau laki-laki (untuk perempuan). Nggak sekedar manusia bernyawa. Semuanya harus jelas.”
KITA harus putuskan mulai sekarang untuk hidup dengan filosofi ini: SAYA MENUNTUT LEBIH BANYAK PADA DIRI SAYA SENDIRI DARI PADA EKSPEKTASI ORANG LAIN. Karena ketika kita menetapkan standar baru untuk diri kita, hal itu bukan sekedar tujuan. Standar ini adalah sesuatu yang hidup dalam diri kita, udara yang kita hirup tiap harinya, dan sesuatu yang akan kita capai bagaimanapun caranya. Dibutuhkan usaha untuk terus dan terus memperbaiki diri.
Setiap kita pasti pernah berada dalam kondisi seperti ini. Dalam hidup ini pasti ada sesuatu yang terlihat sulit dan impossible entah itu dengan orangtua kita, teman-teman, studi, karir, pekerjaan, atau masalah kesehatan. Tapi ada satu momen ketika kita melihat pada tingkat fokus yang berbeda, komitmen yang berbeda, atau standar yang berbeda. Dan kita menemukan jalan keluar. 
Ketika kita menaikkan standar, penting untuk BENAR-BENAR MEMPERCAYAINYA.
Kepercayaan kita seperti perintah tak langsung yang mengabarkan kondisi kita, yang memberitahu apa yang mungkin dan tidak mungkin terjadi, apa yang bisa dan tidak bisa kita lakukan. Rasa percaya itu membentuk setiap aksi, setiap pikiran, dan setiap perasaan yang kita alami. Dan batas kepercayaan itu setara dengan batas keberhasilan. Maka, kata Anthony Robins, mengubah batas kepercayaan kita adalah inti untuk menciptakan perubahan yang nyata dan bertahan lama dalam hidup kita.
Hal terakhir setelah menaikkan standar dan mengubah batasan kepercayaan adalah sesuatu yang simpel tapi kuat: BERIKAN LEBIH DARI YANG KITA HARAP UNTUK DAPATKAN.
PROSES
1. Niat & Keyakinan: Untuk membuat semua menjadi kenyataan ,kita harus yakin bahwa itu akan terjadi. Jangan pernah terus lupakan untuk tanamkan dan katakan dalam hati apa yang kita inginkan. Secara otomatis akan membuat alam bawah sadar kita mentransfer hal tersebut lewat pikiran dan mewujudkan dalam suatu tindakan.
2. Proses & Pembelajaran : Segala sesuatunya tidak mungkin terjadi begitu saja selayaknay memablik telapak tangan. Dalam pencapaian setiap hal pasti ada prosesnya. Bagaimana caranya kita mau untuk terus belajar melewati proses untuk pencapaian tujuan.
3. Jangan Menyerah : Dalam proses pasti banyak kita mengalami lika-liku atau rintangan. Jangan membuat itu semua menjadi mengikis keinginan kita untuk terus dicapai. Ambilah nilai positif dari setiap rintangan yang kita dapati, karena itu akan membuat pemikiran kita menjadi matang hingga diri kita menjadi lebih baik.
4. Menjadi Baik : Jangan katakan "Jadi yang Terbaik" tetapi katakanlah "Menjadi Lebih Baik". Bila kita mengatakan Jadi yang terbaik, kita akan merasa down bila nantinya perubahan yang kita inginkan tidak terwujud. Kita akan putus asa, karena selama ini mencoba menjadi yang terbaik. Tetapi Menjadi Lebih Baik, dapat meembuat kita untuk tidak pernah menyerah dan puas melakukan suatu perubahan.Setiap harinya akan terus berubah menjadi lebih baki,menajdi lebih bai...Menjadi Lebih Baik lagi...
5. Doa : Kekuatan luar biasa untuk mewujudkan setiap hal
Nb: Akupun berusaha dan selalu mencoba untuk menjadi lebih baik dengan cara melakukan perubahan. Jadi ini semua menjadi perenungan dan untuk saling mengingatkan. Karena,Kekurangan adalah milikku dan Kesempurnaan hanya milik Allah.

Dari berbagai sumber                                       sell_on_change
untuk melakukan suatu perubahan,mulailah perubahan yang kecil terlebih dahulu.

Rabu, 31 Desember 2008

PERLUKAH RESOLUSI????

Tahun yang baru saja kita lewati telah menorehkan banyak pengalaman berharga. Kemenangan, kelulusan, prestasi, kenaikan pangkat, dan berbagai kesuksesan lain bersanding dengan kepedihan, kegagalan, kekecewaan, musibah, dan krisis.

SMART NEW YEAR RESOLUTION

Di awal tahun, entah berapa banyak orang yang ramai-ramai membuat resolusi tahun baru. Di akhir tahun, entah berapa banyak dari mereka yang puas karena merasa telah berhasil menggapai resolusi yang mereka buat 12 bulan sebelumnya.

Sebuah resolusi, agar lebih mudah dicapai haruslah SMART :

S – Specifics alias spesifik. Jika tahun ini kita ingin lebih pandai mengatur uang, mungkin ada baiknya kita menjadi lebih spesifik dengan mengatakan : aku akan menyisihkan paling tidak Rp. 50.000,- sebulan untuk disimpan. Jika kita ingin lebih mengasihi pasangan kita, maka bentuk spesifiknya mungkin kita bisa berkomitmen untuk lebih banyak mengatakan : “Aku sayang kamu” secara verbal.

Measurable – alias dapat diukur. Resolusi saya tahun ini adalah, salah satunya, dapat menyelesaikan SEBUAH buku lagi, bukan hanya sekadar berangan-angan ingin membuat buku saja. Di akhir tahun saya dapat mengukur apakah SEBUAH buku itu berhasil saya tulis.

ATTAINABLE – alias dapat dicapai. Lebih baik bagi saya untuk mencanangkan sebuah resolusi yang masuk akal bagi diri saya (yaitu menulis SEBUAH buku pada tahun ini) daripada saya memimpikan sesuatu yang kemungkinan tidak dapat saya capai, misalnya menargetkan menulis 3 buah buku lagi dalam tahun ini. Jika Anda seorang wiraniaga yang menjual penyedot debu, mungkin lebih “attainable” mengatakan setiap bulan di tahun ini anda bertekad – paling sedikit - menjual 5 unit penyedot debu (dan berhasil) daripada bercita-cita menjual 25 unit setiap bulannya, tetapi target tidak tercapai.

REASONABLE – alias masuk akal. Hal lain yang terkait dengan ATTAINABLE, adalah REASONABLE. Ini artinya, kita tahu kemampuan kita. Jangan membuat resolusi yang di luar kemampuan atau di bawah kemampuan. Kalau kita pernah mampu melakukan sesuatu dan berhasil di masa lampau, tidak ada alasan untuk takut gagal di masa yang akan datang. Jika saya pernah berhasil menulis SEBUAH buku, masuk akallah jika saya ingin mencoba menulis lagi.

TANGIBLE – alias menginjak bumi. Jangan membuat resolusi yang tidak “TANGIBLE”. Misalnya, jangan bermimpi menjadi seorang peragawati terkenal jika penampilan fisik kita sama sekali tidak menunjang (paling tidak dalam waktu dekat ini, hehehhe..) Jangan mencanangkan diri menjadi seorang konsultan ekonomi, jika sebenarnya kita ini pakar matematika.

Mudah-mudahan dengan panduan sederhana ini, di akhir tahun resolusi kita menjadi sesuatu yang melegakan dan membuat kita semakin dewasa.

Diadaptasi dari pelajaran GOAL SETTING oleh Rev. John Haggai.


Selasa, 30 Desember 2008

Aku TAKUT....!!!!


Adakah bedanya paranoid/ parno dengan phobia?

PARANOID didefinisikan sebagai rasa ketakutan yang tak bisa ditemukan dan menyebabkan kita merasa ada orang yang ingin melukai kita. Ini juga mencakup kecurigaan orang lain akan menggangu atau mengecewakan kita.

PHOBIA merupakan suatu mekanisme pelarian diri dari konflik-konflik bathiniah dari jiwa seseorang. Mungkin ada sekitar 80 atau bahkan 100 macam phobia yang dikenal orang sekarang. Phobia- phobia itu menyebabkan timbulnya ketakutan yang absurd dan tak masuk akal. Biasanya phobia-phobia tersebut berhubungan dengan pengalaman-pengalaman yang terpendam, yang ditekan dalam-dalam dan dilupakan.

Takut akan sesuatu itu merupakan hal yang wajar. Rasa ketakutan itu pada dasarnya datang dari dalam diri kita sendiri,apapun itu. Ketakutan memang bisa terbagi menjadi beberapa macam seperti paranoid atau phobia yang sudah dijelaskan diatas. Tetapi ada juga ketakutan akan banyak hal mengenai perasaan. Seperti takut ditinggal sendiri, atau takut bila keadaan kehidupan kita semakin memburuk.Ketakutan yang dimiliki setiap orang memang berbeda-beda jenis dan juga kadarnya.Pastinya harus bisa bagaimana cara mengendalikan rasa takut tersebut agar tidak menggerogoti perasaan kita sendiri.

Untuk paranoid atau phobia pun sebenarnya dapat diatasi atau bahkan dihilangkan. Caranya tentu saja dengan melawan itu semua.Apabila takut dengan ketinggian atau takut pada suatu binatang,lawan saja. Minat bantuan keluarga atau teman-teman untuk membantu menghilangkan rasa takut tersebut.


Terkadang kita sendirilah yang membuat hal yang kita takuti itu menjadi kenyataan. Contohnya saja, kita takut bila nanti hasil laporan kita akan tidak disukai oleh bos kita. Padahal kan belum tentu. Kita sendiri yang beranggapan/berpersepsi atas ketakutan tersebut.Untuk itu jangan pernah mau dikendalikan oleh rasa takut. Justru kitalah yang harus bisa mengendalikan rasa takut itu sendiri.

Hati-hati dengan rasa takut. Ketakutan yang tidak beralasan dan berlebihan malah akan membuat jadi kenyataan.Sesuatu yang kita pikirkan yang sudah bercampur dengan ketakutan,akan jadi kenyataan.Bahaya kan?! Saya ada rekomendasi buku yaitu karya The Secret karya Rhonda Byrne. (Kalo nggak begitu suka baca, bisa beli DVD'nya) Buku tersebut memiliki nilai positif yang patut kita pegang,yaitu berpikir positif.Semua hal itu tergantung pada pikiran kita. Hal yang kita tidak tau bahkan tidak ada di dunia ini,bisa kita pikirkan. Itulah kekuatan pikiran.

Untuk itu, mulai sekarang JANGAN PERNAH TAKUT. Bila masih ada ketakutan,justru hal tersebut kemungkinan besar akan terjadi. Takutlah hanya pada ALLAH SWT dan azabnya. Teruslah minta pentunjuk,lindungan, serta bimbinganNya agar kita terus diberi kesabaran, kekuatan, dan positif dalam berpikir.AMIN.


dari beberapa sumber




Minggu, 28 Desember 2008

Mengatasi insomnia


Apakah Anda atau keluarga Anda termasuk orang yang sedang mengalami insomnia? Insomnia atau kesulitan tidur, bagi sebagian orang dianggap sebagai suatu hal yang biasa, namun jika insomnia ini dibiarkan maka akan mengakibatkan berbagai akibat yang mengganggu kondisi psikologis dan fisik, bahkan kematian. Sebenarnya, apa insomnia itu? Jika insomnia disebabkan karena faktor psikologis seperti stres dalam jangka waktu tertentu yang disebabkan situasi social, masalah pribadi yang tidak kunjung selesai, persoalan KDRT, krisis ekonom rumah tangga, krisis dalam bisnis, dll maka insomnia ini tergolong insomnia yang disebabkan faktor psikologis. Namun, jika Anda hanya mengalami insomnia hanya 1 atau 2 hari dan hal ini disebabkan karena lingkungan tempat tinggal Anda yang bising maka Anda hanya perlu pindah tempat tinggal untuk menyembuhkan insomnia Anda. Selain itu, jika Anda mengalami insomnia karena sedang mengalami sakit fisik maka insomnia tersebut akan hilang setelah Anda sembuh. Pada kesempatan ini, kita akan membahas tentang insomnia yang disebabkan karena faktor psikologis, karena dapat menyebabkan berbagai dampak yang merugikan pada penderita insomnia, bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa definisi insomnia itu.
Apakah Insomnia ?
Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders-IV (DSM-IV), mendefinisikan insomnia sebagai kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur, merasa tidak fresh pada waktu bangun pagi dan mengalami kualitas tidur yang buruk. Setelah Anda mengetahui definisi insomnia, apakah Anda sudah mulai memperhatikan diri Anda, apa Anda memang mengalami insomnia atau tidak. Untuk lebih jelasnya, Anda perlu mengetahui apa saja gejala-gejala insomnia. Namun, perlu diingat bahwa disini kita sedang membahas insomnia karena faktor psikologis, bukan faktor yang lain

Gejala Insomnia
Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders-IV (DSM-IV), menunjukkan beberapa gejala dimana seseorang dapat didiagnosis sedang menderita insomnia karena faktor psikologis, yaitu:
1. Kesulitan untuk memulai, mempertahankan tidur, dan tidak dapat memperbaiki tidur selama sekurangnya satu bulan merupakan keluahan yang paling banyak terjadi.
2. Insomnia ini menyebabkan penderita menjadi stres sehingga dapat mengganggu fungsi sosial, pekerjaan atau area fungsi penting yang lain.
3. Insomnia karena faktor psikologis ini bukan termasuk narkolepsi, gangguan tidur yang berhubungan dengan pernafasan, gangguan ritme sirkadian atau parasomnia.
4. Insomnia karena faktor psikologis tidak terjadi karena gangguan mental lain seperti gangguan depresi, delirium.
5. Insomnia karena faktor psikologis tidak terjadi karena efek fisiologis yang langsung dari suatu zat seperti penyalahgunaan obat atau kondisi medis yang umum.
Dengan adanya gejela-gejala yang disebutkan oleh Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders-IV (DSM-IV), maka insomnia karena faktor psikologis dapat mengganggu berbagai fungsi sosial. Pertanyaannya, apa penyebab terjadinya insomnia karena faktor psikologis? Ingin tahu jawabannya, mari kita ikuti pembahasan berikut.

Penyebab Insomnia
International Classification of Sleep Disorder-Revised (ICSD-R), mengatakan bahwa penyebab terjadinya insomnia adalah masalah-masalah psikologis, seperti mengalami stress, kecemasan, ketakutan, kekhawatiran, depresi disebabkan factor tekanan pekerjaan, trauma karena mengalami bencana, mengalami kekerasan atau KDRT, mengalami pengalaman traumatis, dll. Insomnia dapat menjadi kronis jika tidak segera ditangani. Bagaimana siklus terjadinya insomnia pada tingkat yang kronis?

Siklus Insomnia Kronis
Jika seseorang mengalami insomnia sementara karena faktor psikologis (mengalami kesulitan tidur dengan nyenyak selama kurang lebih satu malam dan kurang dari empat minggu) tetapi tidak dapat beradaptasi dengan penyebab insomnia (tidak mampu mengelola stres tersebut secara sehat) maka akan mengakibatkan seseorang mengalami insomnia jangka pendek (kesulitan tidur nyenyak selama empat minggu hingga enam bulan). Jika insomnia jangka pendek ini tetap tidak dapat diatasi oleh si penderita maka akan mengakibatkan insomnia kronis. Jika terjadi insomnia kronis maka akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk penyembuhannya. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas contoh kasus di atas.

Analisa Kasus
Pada kasus di atas jika kita cermati merupakan kasus insomnia kronis. Mengapa? Karena pada kasus di atas menunjukkan gejala-gejala insomnia, seperti kesulitan memulai tidur, selalu terbangun setiap satu jam sekali, waktu tidur hanya kurang lebih tiga jam dalam satu malam, selalu merasa tubuhnya tidak fresh, dan mengalami kesulitan tidur lebih dari enam bulan. Jika kita analisis, penyebab insomnia pada kasus di atas adalah karena mengalami KDRT dari suaminya yang mengakibatkan si istri tertekan dan selalu memikirkan masalahnya sehingga terjadilah insomnia kronis.
Dampak insomnia kronis yang dialami si istri pada kasus di atas adalah selalu merasa tubuh tidak fresh dan mengalami penurunan berat badan dari 52 kg menjadi 47 kg. Apakah Anda atau keluarga Anda juga mengalami kasus yang sama seperti di atas? Perlu untuk diketahui bahwa insomnia dapat mengakibatkan berbagai dampak yang merugikan bagi si penderita. Apa saja dampak dari insomnia?

Dampak Insomnia
Insomnia dapat mengakibatkan berbagai dampak yang merugikan, yaitu:
1. Depresi
2. Kesulitan untuk berkonsentrasi
3. Aktivitas sehari-hari menjadi terganggu
4. prestasi kerja atau belajar mengalami penurunan
5. Mengalami kelelahan di siang hari
6. Hubungan interpersonal dengan orang lain menjadi buruk
7. Meningkatkan risiko kematian
8. Menyebabkan kecelakaan karena mengalami kelelahan yang berlebihan
9. Memunculkan berbagai penyakit fisik
Dampak insomnia tidak dapat di anggap remeh, karena bisa menimbulkan kondisi yang lebih serius dan membahayakan kesehatan dan keselamatan. Oleh karenanya, setiap penderita insomnia perlu mencari jalan keluar yang tepat.

Solusi Mengatasi Insomnia
Insomnia yang terjadi karena faktor psikologis lebih baik diobati dengan psikoterapi karena penyebabnya adalah faktor-faktor psikologis. Penting bagi penderita insomnia untuk secara terbuka mengatakan pada Psikolog,terapis atau konselor tentang awal mula penyebab insomnia sehingga dapat ditentukan terapi apa yang sebaiknya diberikan. Selain itu, keluarga si penderita insomnia juga harus memberi dukungan pada penderita agar insomnia yang dialaminya perlahan-lahan dapat diturunkan sampai sembuh. Mengapa pada psikolog ? Psikolog akan membantu penderita memahami akar penyebab insomnia, melihat dari perspektif yang obyektif (tinjauan psikologis) masalah yang dialami dan mengarahkan penderita pada sikap, strategi dan pola pikir yang benar, tepat dalam mempersepsi masalah dan menemukan solusinya.
Apa saja terapi yang dapat dilakukan untuk mengatasi insomnia? Ada beberapa terapi yang dapat digunakan untuk mengatasi insomnia, yaitu:
1. CBT (Cognitive Behavioral Therapy)
CBT digunakan untuk memperbaiki distorsi kognitif si penderita dalam memandang dirinya, lingkungannya, masa depannya, dan untuk meningkatkan rasa percaya dirinya sehingga si penderita merasa berdaya atau merasa bahwa dirinya masih berharga.
2. Sleep Restriction Therapy
Sleep restriction therapy digunakan untuk memperbaiki efisiensi tidur si penderita insomnia.
3. Stimulus Control Therapy
Stimulus control therapy berguna untuk mempertahankan waktu bangun pagi si penderita secara reguler dengan memperhatikan waktu tidur malam dan melarang si penderita untuk tidur pada siang hari meski hanya sesaat.
4. Relaxation Therapy
Relaxation Therapy berguna untuk membuat si penderita rileks pada saat dihadapkan pada kondisi yang penuh ketegangan.
5. Cognitive Therapy
Cognitive Therapy berguna untuk mengidentifikasi sikap dan kepercayaan si penderita yang salah mengenai tidur.
6. Imagery Training
Imagery Training berguna untuk mengganti pikiran-pikiran si penderita yang tidak menyenangkan menjadi pikiran-pikiran yang menyenangkan.
Banyak di antara para penderita insomnia karena factor psikologis yang menggunakan obat tidur untuk mengatasi insomnianya. Namun penggunaan yang terus menerus tentu menimbulkan efek samping yang negative, baik secara fisiologis (efek terhadap organ dan fungsi organ tubuh) serta efek psikologis. Logikanya, insomnia yang disebabkan factor psikologis, berarti factor psikologis itu lah yang harus di atasi, bukan symtomnya. Kalau kita hanya focus mengatasi simtom-nya dengan minum berbagai obat tidur, maka ketika mata terbuka, masalah akan datang kembali, bahkan akan dirasa lebih berat karena dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi pada akar masalah.
Perlu diketahui, bahwa keberhasilan terapi tergantung dari motivasi si penderita untuk sembuh sehingga si penderita harus sabar, tekun dan bersungguh-sungguh dalam menjalani sesi terapi. Selain itu, sebaiknya terapi yang dilakukan juga diiringi dengan pemberian terapi keluarga. Hal ini disebabkan, dalam terapi keluarga, anggota keluarga si penderita dilibatkan untuk membantu kesembuhan si penderita. Dalam terapi keluarga, anggota keluarga si penderita juga diberi tahu tentang seluk beluk kondisi si penderita dan diharapkan anggota keluarganya dapat berempati untuk membantu kesembuhan si penderita.

Solusi mencegah insomnia

Insomnia karena faktor psikologis dapat dicegah dengan cara memanage stres secara positif dan jika ada mengalami masalah sebaiknya sharing pada seseorang yang dapat Anda percaya. Semoga dengan pembahasan tentang insomnia ini, dapat memberikan manfaat bagi Anda. Dengan informasi ini, diharap kita pun bisa memahami penderita insomnia dan dapat memberikan bantuan yang tepat. Perhatian dan empati terhadap penderita insomnia, bisa sedikit mengobati kegalauan emosi jiwanya. Semoga bermanfaat.

Inilah tips mengatasi insomnia :
  • Hindari tidur siang terlalu lama (yang biasanya dilakukan untuk balas dendam karena begadang).
  • Jangan minum kopi, energi drink atau minuman lainnya yang mengandung kafein di sore atau malam hari.
  • Coba untuk minum teh atau susu dan jangan biarkan perut kosong ketika akan tidur.
  • Bisa juga ditambah dengan ritual mandi sebelum tidur, yang akan menciptakan perasaan bersih dan nyaman. (hiks, aku tuh kan jarang mandi)
  • Ketika akan tidur di malam hari coba untuk mendengarkan musik yang menenangkan
  • Mencoba memeluk guling atau bantal dan mengkosongkan pikiran sewaktu akan tidur di malam hari.
  • Siang hari coba untuk mengikuti aktivitas yang bisa menarik perhatian, sehingga nggak kepikiran untuk tidur siang
  • Mencoba untuk melatih untuk mengendalikan emosi, sehingga nantinya dapat mengontrol pikiran dilematis, melankolis, emosional, dll.
  • Mencoba berdoa sebelum tidur, berdoa bisa menciptakan perasaan aman, terlindungi, tenang, dan rileks.
  • Jangan pusatkan perhatian pada indera pendengar dan indera penglihat. Gunakan selalu indera pencium untuk menikmati udara segar atau wangi yang bisa menambah ketenangan tidur (bisa gunakan wangi-wangian alami atau buatan).
  • Hindari pikiran yang bisa mengacaukan suasana nyaman saat tidur, seperti lupa mengunci pintu, lupa ganti baju, lupa naruh ini naruh itu. Lakukan semua yang dapat menggangu pikiran itu sebelum mulai untuk tidur.

(Dari berbagai sumber)


*Dedicated 4 my Kuuipo!Semoga cepat pulih....

Selasa, 23 Desember 2008

JANGAN DIDIK ANAKMU




Jangan didik anakmu laki-laki

Bahwa kekuatan dan keperkasaan adalah segalanya

Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya

Jangan didik anakmu laki-laki

Untuk mengejar kehormatan dan kekuasaan

Ajari dia untuk mengejar cinta kasih dan kebijaksanaan

Jangan larang anakmu laki-laki jika ia menangis

Dan jangan katakan padanya bahwa laki-laki tak boleh cengeng

Ajari dia untuk mengenali dan menerima perasaannya

Bahwa air mata adalah anugerah Tuhan yang indah

Sehingga ia belajar untuk tidak frustasi oleh emosinya

Dan jika dewasa ia telah belajar untuk hidup dengan seutuhnya

Jangan didik anakmu perempuan

Bagaimana menjadi cantik

Ajari dia untuk mencintai dan menerima dirinya apa adanya

Jangan didik anakmu perempuan

Bagaimana untuk menyenangkan laki-laki

Ajari dia untuk menyenangkan hati Tuhan

Jangan larang anakmu perempuan

Jika ia menikmati melompat, berlari, dan memanjat

Jika ia suka menjelajah dan mengutak-atik benda-benda

Jangan kaupaksa dia untuk duduk manis diam dan tenang

Karena jiwanya yang ingin bebas jadi dirinya sendiri

Dan juga rasa ingin tahunya yang telah Tuhan anugerahkan

Telah kaubonsai dan kaurusak sejak dini

Isilah rumahmu

Dengan cinta, hikmat, dan kebijaksanaan

Bukan dengan harta, keindahan tubuh, gelar, dan kekuasaan

Bagikanlah kepada anakmu laki-laki dan perempuan

Keindahan menikmati mentari pagi

Kehangatan rasa ketika menggenggam pasir

Kemesraan seekor kupu-kupu hinggap di atas bunga

Dan merdunya suara tetes-tetes hujan

Jika kau ingin anakmu rajin beribadah

Gemakan keberadaan Tuhan dalam dirimu

Ia takkan bisa kaupaksa berdoa dan sembahyang

Ketika dia tak dapat menangkap makna ibadah darimu

Jika kau ingin anakmu mencintai pengetahuan

Pancarkan rasa ingin terus belajar

Nasihatmu tak akan bisa membuatnya mau membaca

Ketika dia tak pernah menyaksikan engkau menikmati buku

Jika kau ingin anakmu penuh kasih

Tunjukkan cinta kasihmu kepadanya dan sesama

Kata-kata saja tidak akan mempan membuatnya mengasihi

Jika ia tak pernah merasakan cinta darimu

Untuk anakmu

Engkau adalah teladan yang utama

Tak perlu banyak kata, tiada perlu jutaan nasihat

Jika kau ingin anakmu hidup seperti yang kauinginkan

Hiduplah demikian!


Memang aku belum merasakan mengidam,mengandung 9 bulan bahkan lebih,lalu menyusui serta melahirkan. Ditambah lagi mendidik...mendidik..mendidik...dan terus mendidik. Menyayanginya dengan sepenuh hati. Tidak ingin melihatnya menangis,tersiksa,juga rusak akibat dunia ini yang tidak bisa kita hindari walau dengan kepercayaan yang kuat.

Lalu bagaimana sih sekarang orang tua memandang perkembangan zaman yang tidak habis ditelan waktu selalu muncul saja yang namanya pergaulan. Pergaulan apa?Pergaulan bebas. Coba lihat saja film-film zaman dulu. Sudah ada namanya dugem atau zaman dulu dikatakan pergi ke disco. Mabuk-mabukan juag sudah ada. Sex bebas dan masih banyak lagi perlakuan anak-anak gaul. Sudah ada dari dulu kok.cuma beda versi menurut zaman aja!.


Zaman Siti Nurbaya?Masih ada koq, Ada banged!!!(pake D loh!) Atau orang tua yang terobsesi dengan cita-cita'nya dimasa lampau yang nggak bisa diwujudkan. Akibatnya sang anak deh yang dijadiin 'tumbal' buat merasakan impian tak sampai!.


Ada juga yang suka ribet sendiri mikirin apapun soal anaknya,sampai hal terkecil pun.Alesannya karena sayang.Kalo sayang,kenapa mesti dimanjain sih?ngasih uang terus buat bisa foya-foya dan bersenang-senng dengan teman-teman yang buntutnya cuma merusak martabat aja?!Aneh....@#$!?%*

Kalo kata Joseph Landri yang mengarang buku "Mimpi Anak Jadi Naga". Anak itu harus bisa diberikan kebebasan dan kpercayaan untuk memilih. Sang anak mau jadi Bebek,s edangkan orangtua ingin anaknya jadi Elang.Kan nanti malah jadi'nya BeLang!!!

Zaman dari kakek buyut kita sampai sekarang itu sama!Yang namanya cowok atau pria itu pasti berkumis dan berjenggot yang kadang bisa disembunyiin. Atau yang nggak mungkin hilang yah...Jakun. Nggak ada juga?. Pasti dia punya rasa tertarik dengan cewek atau wanita yang berfisik okeh(Tak bisa dipungkiri!).

Tapi yang nggak boleh hilang itu yah TANGGUNG JAWAB dan MELINDUNGI, yang harus,,kudu...wajib...ada pada pria!Kalo enggak ada!Suruh pake rok dan belajar masak aja didapur deh!

Dikiranya menangis itu pantang dan akan jadi aib besar kalau khalayak tau. Padahal nggak tuh!Justru itu bukti bawa setidaknya mereka ada jiwa khas wanita yaitu sensitif!

Ibu dan terkadang Nenek juga berusaha mati-matian biar anak perawannya 'aman' hingga waktunya pernikahan dan seutuhnya milik sang suami.Harus di didik caranya bersikap,bertutur kata, serta menguasai apapun tentang 'dapur'. Harus bisa merawat diri dan berkelakuan jauh dari 'minus'!.

Nggak bsia masak?Gimana mau menikah,ngurus suami dan punya anak?! Susah Deh!!

Loh yang penting ngak bakaln mati kalo nggak bisa masak!Masih bisa belajar. Lagipula ALLAH sudah menciptakan manusia berpasang-pasangan!.

* Memang aku belum pernah merasakan jadi orang tua,Tapi aku pernah...bahkan sedang mengalami jadi seorang anak.Saling mengingatkan saja nanti ketika kita menjadi orang tua. Jangan pernah merasa kita paling benar!Karena kita pernah di posisi 'anak'. Mengethaui maksud dan rasanya.